Ajang otomotif tahunan bertajuk Indonesian Scooter Festival (ISF) kembali akan digelar untuk yang ketiga kalinya pada 21 dan 22 September 2019 di Jogja Expo Center.

Diawali pada tahun 2017, yang sukses menyedot perhatian puluhan ribu pengunjung sehingga mendapat julukan “Lebarannya para Skuteris”. Selain sebagai ajang kontes kreatif, acara ini juga merupakan ajang silaturahmi bagi banyak pihak.

Tidak hanya itu, ISF diharapkan juga mampu merangkul semua pabrikasi tidak hanya satu brand tertentu. “Kita melebarkan dari definisi scooter, scooter tidak hanya vespa namun semua motor dengan injakan kecil dan pedal di sisi kiri ataupun kanan,” tutur Founder ISF Dwi Yudha Dhanu atau kerap disapa Yudha.

Yudha juga menjelaskan,”tahun ini kita akan membuka kelas modifikasi dan merangkul seluruh scooter, ISF tidak hanya ajang edukasi namun juga wisata. Dengan peserta 70% komunitas Scooter vespa, 30% fabrican lain.”

ISF tahun ini akan menghadirkan sesuatu yang istimewa, mulai dari program scooter museum yang akan mengedukasi betapa mahal dan berharganya skuter tersebut. Selain itu dengan tiket masuk Rp.50.000 pengunjung dapat menikmati aneka hiburan yang dimeriahkan oleh artis-artis nasional seperti Steven and Coconut Trees, NTRL, Ata Halilintar dan masih banyak lagi.

“Skuter untuk kehidupan dan skuter menjadi landasan transportasi bagi anak muda hingga orang tua”, tutur Kevin Pradana Tedy Project Director Indonesian Scooter Festival dalam jumpa pers (15/5) di Gaia Cosmo Hotel.

Kevin optimis tahun ini bisa mendatangkan lebih dari 15.000 pengunjung, dengan peserta paling jauh berasal dari Italia. Untuk pendaftaran ajang kompetisi online bisa dilakukan setelah lebaran. Berbeda dari tahun sebelumnya, tahun ini juri mengadakan sistem banding berbayar yaitu bagi peserta kontes yang tidak puas dengan hasil penilaian juri bisa mengajukan banding dengan membayar.