Saat ini internasionalisasi merupakan Salah satu program yang gencar dilakukan oleh beberapa universitas di Indonesia. Program ini juga untuk mempererat hubungan antara Indonesia dan beberapa negara di dunia. Sehubungan Hal tersebut UMY (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta) kembali mengadakan kegiatan summer school untuk meningkatkan kegiatan internasionalisasi.

Berbeda dari tahun sebelumnya, summer school kali ini akan menggelar 7 program yang dibuka secara bersamaan pada tanggal 22 Juli 2019. Ketujuh program tersebut yaitu IDSS (International Dental Summer School), IPSS (International Pharmacy Summer School), ITMSS ( International Tropical Medicine Summer School), SCLS (Summer Courses of Law And Syariah), INSS (International Nursing Summer School), IGOPSS ( International Government and Politics Summer School), dan IENC (International Emergency Nursing Camp).

Program Summer School tahun ini diikuti oleh 162 peserta dari 25 negara. Dalam sambutannya pada pembukaan Summer School, Rektor UMY Gunawan Budiyanto menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu sarana untuk menunjukan kualitas UMY sebagai International Friendly Campus. “Dengan memperkenalkan UMY sebagai kampus yang International Friendly yang juga sesuai dengan credo kampus Young and Global, diharapkan UMY dapat dikenal oleh masyarakat di kancah internasional,” tuturnya.

Muhammad Amirul Ashraf, salah satu peserta dari Malaysia mengungkapkan kekagumannya pada keramahtamahan orang Yogyakarta dan keberagamannya. Dengan logat Melayu yang kental, Ia mengungkapkan, “pengalaman ini sangat mengagumkan karena Jogjakarta ini penuh tempat-tempat bersejarah, boleh dikatakan membudayakan kita”. Meskipun ini merupakan hari pertamanya dan belum banyak yang dipelajari, namun menurut mahasiswa semester dua ini Ia akan bersungguh-sungguh untuk mengikuti program ini.