Yogyakarta – Selama lebih dari 1 jam Extreme berhasil melepas kerinduan para penggemarnya di gelaran Jogjarockarta (03/11). Rintik hujan yang sempat mengguyur stadion malam itu, tidak menyurutkan semangat penonton untuk tetap di depan panggung dan ikut bernyanyi bersama.

Konser ini seakan menjadi reuni tersendiri dari para personil Extreme yang digawangi oleh Gary Cherone (vocal), Nuno Bettercourt (gitar), Pat Badger (bass) dan Kevin Figueiredo (drum). Setelah terakhir mereka main di Tennis Indoor Senayan, Jakarta 11 tahun yang lalu tepatnya Desember 2008. Nuno mengungkapkan dirinya tidak pernah menyangka bakal kembali lagi ke Indonesia, tidak ada yang pernah tahu hingga akhirnya diundang dalam pagelaran Jogjarockarta malam itu.

Konser diselingi dengan permainan gitar Nunu yang mampu membius penonton. Grup musik rock asal Amerika yang pernah hits di era 90an, membawakan 13 lagu diantaranya “Monster”, Hole Hearted”, “Cupid Dead”, “More Than Word” dan Champion mengakhiri penampilan mereka malam itu.

Seakan enggan idolanya turun dari panggung, di akhir penampilannya banyak yang meminta untuk tetap di atas panggung , “we want more..we want more.. teriak penonton.

Selain Extreme, Pesta music rock tahunan Jogjarockarta bertabur sederet musisi tanah air yang sebelumnya telah memanaskan Stadion Kridosono yaitu Tumenggung, Trojan, Down for Life, ILP, NTRL ft Bimo, Edane dan juga Jamrud. Acara yang dimulai sejak siang hari semakin malam semakin dipadati penonton.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Selepas maghrib NTRL ft Bimo mulai menyapa pengunjung dengan membawakan sederet lagu-lagu hitsnya diantaranya, Pertempuran Hati, Mantra, Terbang Tenggelam, Sakit Jiwa, dan Desaku.

Penampilan Jamrud termasuk salah satu yang paling dinanti dalam Jogjarockarta. Performa vokal Krisyanto masih tetap dengan gayanya yang khas. Dari awal kemunculannya di panggung hingga selesai penonton tidak pernah absen ikut menyanyikan lagu mereka seperti Beraki-rakit, Kabari Aku, Putri, Ningrat dan Waktuku Mandi.

Puncak acara Jogjarockarta diramaikan dengan penampilan musik rock cadas, Power Trip yang berhasil membawakan 10 buah lagu dari dua album yang sudah mereka rilis. Namun di JogjaROCKarta 2019, band yang dihuni oleh Riley Gale (vokal), Chris Ulsh (drum), Chris Whetzel (bass), Blake “Rossover” Ibanez (gitar) dan Nick Stewart (gitar) lebih banyak membawakan karya-karyanya yang terdapat dalam album “Nightmare Logic” yang dirilis pada 2017 lalu.