Yogyakarta,berasa.id – Pembatasan sosial atau mengurangi segala kegiatan di luar ruangan dan menghindari kerumunan orang yang timbul akhibat wabah Virus Corona (Covid 19), tidak menyurutkan semangat band rock asal Yogyakarta FSTVLST (baca:Festivalist) untuk tetap berkarya.

Di tengah lesunya agenda kegiatan dan pembatalan atau penundaan sejumlah jadwal konser membuat FSTVLST berinisiasi untuk menghibur para FSTVLST Enthusiast melalui transform digital yang dikemas secara apik dalam Empan Mapan Digital.

Band yang digawangi oleh Sirin Farid Stevy Asta (vokal) dan Roby Setiawan (gitar) ini mengunggah serangkaian video lirik dan akord gitar lagu-lagu di album Manifesto (2009) dan HITS KITSCH (2014) dengan jumlah total 20 lagu, dengan jeda 2-3 hari antar unggahan video.

Project yang melibatkan sejumlah kawan lama yaitu Danish Wisnu Nugraha (drum), Humam Mufid Arifin (bass), dan Rio Faradino (keyboard) merupakan upaya FSTVLST dalam mengkampanyekan semangat EMPAN PAPAN DIGITAL. Hal tersebut dilakukan untuk merespon perilaku beberapa oknum warganet yang mengunggah lagu-lagu, baik dimonetisasi atau tidak, tanpa permohonan izin dari pihak pemegang hak cipta karya. Bahkan pada materi-materi album baru kami yang belum kami rilis secara penuh sampai saat ini baik digital maupun fisik.

Selain di Youtube resminya, karya FSTVLST bisa kita nikmati di Instagram @FSTVLST, twitter @FSTVLST, spotify, apple music/itunes, deezer: @FSTVLST dan website: fstvlst.id (yang bisa untuk unduh lagu-lagu baru di album FSTVLST II yang akan rilis segera resminya. (nik)