Yogyakarta – SUMONAR 2021 Berakhir, Antusiasme Pengunjung Tinggi sampai Lintas Generasi Yogyakarta, 12 Desember 2021 – Antusiasme pengunjung SUMONAR 2021 tinggi sekalipun di tengah melandainya kasus Covid-19 di Yogyakarta. Perhelatan tahunan yang digelar sejak 6 sampai 12 Desember 2021 di Jogja National Museum (JNM) ini pun berakhir.

Tercatat, rata-rata kunjungan per hari berkisar 150 sampai 200 orang. Protokol kesehatan tetap diterapkan dengan 3M serta sistem registrasi bagi pengunjung. Selama pelaksanaan acara pengunjung bisa menikmati pameran mulai dari pukul 13.00 WIB dan pertunjukan video mapping mulai pukul 19.00 WIB.

SUMONAR pertama kali diselenggarakan pada 2018 dengan nama Jogjakarta Video Mapping Festival (JVMF) bersamaan dengan Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) ke-30 di sepanjang Jalan Malioboro dan Kawasan Nol Kilometer. Kemudian, berubah menjadi SUMONAR pada 2019 dan berkembang sampai sekarang.

Menurut Kurator SUMONAR 2021, Ignatia Nilu, selain jumlah pengunjung, antusiasme pengunjung juga terlihat dari berbagai generasi yang datang menyaksikan pameran dan pertunjukan video mapping. Tidak hanya generasi milenial, melainkan orang tua, dan anak-anak.

“Dalam SUMONAR 2021, mereka bisa melihat keragaman video, tidak hanya computer grafik, tetapi metode coding, AI, sampai yang berkaitan dengan teknologi software atau hardware-nya,” ujarnya, Minggu (12/12/2021).

SUMONAR 2021 yang mengambil tema Spectrum Optica masih berkaitan dengan perhelatan tahun sebelumnya yang mengusung tema Mantra Lumina. Keterkaitan kedua tema ini dengan kondisi sosial masyarakat sekarang adalah di tengah melambatnya dunia akibat pandemi Covid-19, SUMONAR menjadi pernyataan sikap untuk menyinari ruang kreatif.

JNM menjadi lokasi SUMONAR 2021 menghadirkan keragaman cahaya yang diproyeksikan pada bidang nyata maupun rekaan, termasuk sebaran cahata di dalam ruang. Keberadaan cahaya ini menimpali gagasan yang sudah ada menjadi imajinasi atau gagasan baru. Pertunjukan seni cahaya ini ingin bercerita melalui perspektif yang berbeda.

Sederet acara juga digelar sepanjang pelaksanaan SUMONAR 2021 seperti talkshow serta workshop bersama EPSON. SUMONAR 2021 juga merespons gelombang besar crypto art di dunia Non Fungible Token (NFT). SUMONAR 2021 ditutup dengan pertunjukan video mapping dari sederet seniman, seperti JVMP x Tempa, Lling-Lling, LZY Visual xColdiac, Modar, dan Sembilan Matahari. Selain itu open call artist menampilkan Dan X Jun, Dejava Films, Gideon Sirait, Grasshopper, Hamzah Taymiyah Alharoni, Indria Dewani, Kery Utomo, Patrick Hartono, Polybrush, Rikatpri, Rizky Gavin Mahendra, Sara Bonaventura, dan Wivisual.